Explore our comprehensive database of 445,307 companies worldwide with detailed profiles, funding information, and technology stacks.
mining & metals
PT Golden Energy Mines Tbk is engaged in the business of trading sector of mining products and mining services. On March 13, 1997 the Company was established under the name of PT Bumi Kencana Eka Sakti which was later changed to PT Golden Energy Mines Tbk on November 16, 2010. On November 12, 2011, the Company became a public company and was listed on the main board of Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia). Through the Initial Public Offering, the Company was able to collect funds amounting to Rp 2,205 trillion. In that IPO, GMR Coal Resources Pte. Ltd. (previously named GMR Infrastructure Investments (Singapore) Pte. Ltd.) (“GMR”), which is a subsidiary of GMR Group, a leading infrastructure business group in India which became the Company strategic investor by holding/having 30% (thirty percent) shares from the total issued and paid-up capital by Company. On April 20, 2015, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (”DSS”) has transferred 66.9998% of its shareholding in the Company to Golden Energy and Resources Limited (previously known as United Fiber System Limited) (”GEAR”), a company domiciled in Singapore. GEAR principally engaged in the exploration, mining, and marketing of coal and owns forestry concession rights in South Kalimantan. GEAR is a subsidiary of DSS, listed on IDX, the flagship company of Sinar Mas for the power sector. Afterwards, on September 15th, 2022, GMR Coal Resources Pte Ltd transferred 30% of its shares of the Company to PT Radhika Jananta Raya, a subsidiary of PT ABM Investama Tbk domiciled in South Jakarta.
Berdedikasi dalam pengembangan dan pendayagunaan bahan-bahan alami menjadi efektif, kami percaya akan adanya sebuah ikatan yang menyatukan manusia dengan alam sehingga menjadi pedoman kami untuk menjadikan bahan alam sebagai bagian besar dari proses penciptaan inovasi produk perawatan tubuh yang berkualitas tinggi, terpercaya dan berbasis pada konsep “Back to Natur Alami Lebih Baikâ€. Bermula dari sosok Mr. Liem Soedarno sebagai pendiri perusahaan yang mengungkapkan perhatiannya terhadap sejumlah produk perawatan dengan kandungan bahan kimia didalamnya. Mr. Liem Soedarno melakukan analisa mendalam pada pemanfaatan bahan-bahan alami. Mengawali bisnis budidaya rumput laut di tahun 1970 sebuah ide pun muncul untuk membuat inovasi produk kosmetik kulit melalui proses racik. Dengan kesuksesannya tersebut, beliau mengembangkan perjalanan bisnisnya di tahun 1972 pada problematika rambut dan kulit kepala. Proses penelitian dan observasi pun kemudian ditekuninya di sebuah klinik yang beliau dirikan. Impiannya pun terwujud ketika di tahun 2000, beliau mendirikan pabrik yang mengawali langkah produksi produk perawatan rambut yang berbasis pada bahan-bahan alami yang didukung dengan mesin- mesin berteknologi terdepan dan dibawah pengawasan ketat dari riset dan penelitian ilmiah.
hospitality
Kompas-Gramedia Group, the largest media company in Indonesia diversified its business portfolio holding in 1981 embarking into the Hospitality sector. PT. Grahawita Santika was established as the owning and management company of Santika Indonesia Hotels and Resorts. Their first opening was Hotel Santika Bandung, and after a successful entry into the market development continued to other strategically placed cities around the Indonesia Archipelago, namely, Jakarta, Bandung, Semarang, Cirebon, Surabaya, Jogjakarta, Pontianak, Kuta and Seminyak Bali, Manado, Makassar and others. 2006 has seen PT. Grahawita Santika reorganize and reposition itself in the Indonesian Hospitality sector, which now represents a presence in the differing market segments. PT. Grahawita Santika have developed their brand of unique boutique Villa properties known as 'The Royal Collection' under the property names of 'The Samaya' and 'The Kayana'. The inventory of four star properties will be listed as 'Hotel Santika Premiere' whilst the three star business hotels will remain as Hotel Santika. The other addition to portfolio is The Amaris brand, which will complete the sustainable growth underpinning Santika's competitive edge which has now repositioned to cater to a wider client base, from two star budget hotels to luxurious villa properties. The company's vision to be the most preferred and the biggest chain hotels and resorts in Indonesia, keep the company moving progressively with its brand values "Indonesian Home" and service motto "Hospitality from The Heart". Brand Portfolio : 1. The Royal Collection ( Luxury Boutique Villas) 2. The ANVAYA ( 5-star hotels & resorts) 3. Santika Premiere ( 4-star hotels) 4. Santika ( 3-star hotels) 5. Amaris hotel ( 2-star hotels)
real estate
About Company PT Grand Indonesia is a privately owned company and a subsidiary of Djarum Group, which manages four business units: 1. Grand Indonesia Shopping Mall, a premium shopping center that offers an International shopping experience and a wide range of fashion apparel, restaurants, and entertainment choices. 2. Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, a historic landmark hotel of Indonesia. 3. Kempinski Private Residences, a first-class serviced residential tower jointly managed with Kempinski Hoteliers. 4. Menara BCA, a 56 storey-premium-grade office tower that host multinational companies.
real estate
About Company PT Grand Indonesia is a privately owned company and a subsidiary of Djarum Group, which manages four business units: 1. Grand Indonesia Shopping Mall, a premium shopping center that offers an International shopping experience and a wide range of fashion apparel, restaurants, and entertainment choices. 2. Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, a historic landmark hotel of Indonesia. 3. Kempinski Private Residences, a first-class serviced residential tower jointly managed with Kempinski Hoteliers. 4. Menara BCA, a 56 storey-premium-grade office tower that host multinational companies.
textiles
One of Indonesia's premium textile mills. A member of the Argo Manunggal Group. The Group has diversified business interests from textile, steel, poultry, property, mining, energy, PVC piping, insurance, plantation and a few more. Grandtex factory is located in Bandung with its head office in central Jakarta. Capacity is estimated at 2.5 million yards a month. Export worldwide to top brands like Levis, GAP, Armani, Calvin Klein and many others.
Gree Electric Appliances Indonesia adalah perusahaan pembuat pendingin udara internasional yang memadukan riset dan pengembangan, pemasaran, serta layanan terpadu. Gree Indonesia masuk ke Indonesia pada bulan Juli, 2015 dan berkantor pusat di Jakarta, dengan kantor cabang tersebar di pulau jawa, bali dan sumatera. Gree Indonesia mengadakan soft opening yang pertama di Indonesia pada tanggal 12 Agustus 2015 di kantor pusat dan juga grand launching yang pertama pada tanggal 4 November 2015 di Kuningan City, Jakarta. Gree adalah satu-satunya merek industri pendingin udara asal Tiongkok yang dinobatkan menjadi "World Brand" (merek dunia). Hal tersebut dibuktikan dengan tersebarnya unit pendingin udara di lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia. Tanpa terkendala dengan perusahaan yang baru masuk ke Indonesia, kini Gree Indonesia sudah mempunyai banyak dealer yang bertebaran di seluruh pulau Jawa. Gree Indonesia juga menangani proyek-proyek pendingin ruangan untuk gedung-gedung di Indonesia. Penjualan produk pendingin udara Gree berhasil menduduki peringkat tertinggi selama sembilan tahun berturut-turut. Penggunanya di seluruh dunia mencapai lebih dari 300 juta pengguna, pendapatan operasionalnya melebihi US$ 20 miliar. Kapasitas produksinya adalah yang terbesar dalam bisnis industri pendingin udara di seluruh dunia, dimana kapasitas produksi pendingin udara untuk rumah tangga mencapai lebih dari 65 juta unit serta untuk komersial mencapai lebih dari 5,5 juta unit. Gree masuk ke dalam "China Top 100 Listed Company" oleh majalah Fortune selama 12 tahun berturut-turut. Pada bulan Mei 2015, Gree Electric Appliances memasuki ranking 500 perusahaan terbesar dunia, menduduki peringkat 358 di majalah “Forbes” dan menduduki peringkat pertama dalam ranking tersebut untuk kategori elektronik rumah tangga.
Gree Electric Appliances Indonesia adalah perusahaan pembuat pendingin udara internasional yang memadukan riset dan pengembangan, pemasaran, serta layanan terpadu. Gree Indonesia masuk ke Indonesia pada bulan Juli, 2015 dan berkantor pusat di Jakarta, dengan kantor cabang tersebar di pulau jawa, bali dan sumatera. Gree Indonesia mengadakan soft opening yang pertama di Indonesia pada tanggal 12 Agustus 2015 di kantor pusat dan juga grand launching yang pertama pada tanggal 4 November 2015 di Kuningan City, Jakarta. Gree adalah satu-satunya merek industri pendingin udara asal Tiongkok yang dinobatkan menjadi "World Brand" (merek dunia). Hal tersebut dibuktikan dengan tersebarnya unit pendingin udara di lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia. Tanpa terkendala dengan perusahaan yang baru masuk ke Indonesia, kini Gree Indonesia sudah mempunyai banyak dealer yang bertebaran di seluruh pulau Jawa. Gree Indonesia juga menangani proyek-proyek pendingin ruangan untuk gedung-gedung di Indonesia. Penjualan produk pendingin udara Gree berhasil menduduki peringkat tertinggi selama sembilan tahun berturut-turut. Penggunanya di seluruh dunia mencapai lebih dari 300 juta pengguna, pendapatan operasionalnya melebihi US$ 20 miliar. Kapasitas produksinya adalah yang terbesar dalam bisnis industri pendingin udara di seluruh dunia, dimana kapasitas produksi pendingin udara untuk rumah tangga mencapai lebih dari 65 juta unit serta untuk komersial mencapai lebih dari 5,5 juta unit. Gree masuk ke dalam "China Top 100 Listed Company" oleh majalah Fortune selama 12 tahun berturut-turut. Pada bulan Mei 2015, Gree Electric Appliances memasuki ranking 500 perusahaan terbesar dunia, menduduki peringkat 358 di majalah “Forbes” dan menduduki peringkat pertama dalam ranking tersebut untuk kategori elektronik rumah tangga.
restaurants
Bakmi GM merupakan salah satu pelopor dari jaringan restoran terbesar di Jakarta berdiri sejak tahun 1959. Bakmi GM Saat ini telah memiliki outlet yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, Bogor , Bandung, Surabaya dan terus berkembang serta melakukan ekspansi ke beberapa kota. Visi kami adalah menjadi restoran yang bertumbuh dan berkembang sebagai restoran keluarga cepat saji dengan mutu kelas dunia.
restaurants
Bakmi GM merupakan salah satu pelopor dari jaringan restoran terbesar di Jakarta berdiri sejak tahun 1959. Bakmi GM Saat ini telah memiliki outlet yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, Bogor , Bandung, Surabaya dan terus berkembang serta melakukan ekspansi ke beberapa kota. Visi kami adalah menjadi restoran yang bertumbuh dan berkembang sebagai restoran keluarga cepat saji dengan mutu kelas dunia.
Access detailed company information including industry, location, employee count, founding year, and more.
Track funding rounds, investment amounts, and funding types to understand company growth trajectories.
Discover the technology stack companies use, including software, tools, and platforms.